Di antara isu corona yang menerpa, rupanya ada sepotong kata yang tak lengkap dan sudah kadung menyebar. Menakut-nakuti mereka yang sedang menghidupi keluarga, bahkan memaksa perusahaan dihantui oleh buruh yang terpapar di sana. Ada apa ini? Ada apa kalian? Ini bukan mainan, ini tentang perut banyak orang. Apakah kalian tega melihat anak dan istri mereka kelaparan?
Hei bro, ini bukan soal dirimu yang ingin rebahan. Kita juga sama, tapi kita bukan aparatur negara yang rebahan tapi digaji tiap bulan. Kita buruh lapangan, yang setiap tetes keringatnya dihitung oleh perusahaan. Mau makan apa jika benar-benar pabrik ini lockdown ke depan?
Komentar
Posting Komentar