Surat dari Tuhan: Hidup, Luka, dan Perjuangan
Hidup itu bukan cuma soal uang,
tapi cukup uang buat hidup, itu penting.
Ada yang tidur nyenyak dengan cukup uang,
ada juga yang gelisah karena merasa kurang.
Aku bukan mantanmu yang merengek,
atau merayu supaya kau balikan lagi
menghapus salah lalu yang sudah terjadi.
Aku datang bukan buat cari simpati,
dan perjuangan aku bukan untuk mengintai hidupmu.
Aku dendam, iya, dendam ingin lebih baik dari kemarin.
Sekarang waktunya aku perbaiki hidupku,
bukan memperbaiki hubungan kita.
Kau cuma jadi bagian sejarah,
sepotong cerita yang membekas dalam hidupku.
Buat apa patah hati kalau kau sendiri yang menyesal?
Bukankah luka itu buat ngajarin kita arti sembuh?
Komentar
Posting Komentar