Filosofi Rental Mobil
Pada waktu ke Trenggalek dulu, ayah mengobrol panjang lebar dengan sopir rental yang kebetulan adalah anak dari teman ayah sendiri. Di tengah-tengah mereka asyik berbincang, ada obrolan unik ketika ayah dengan polosnya berkata:
"Weh tepak bensine wis kebek, gausah mampir pom," celetuknya.
Lalu kemudian si sopir itu menyahut, "Jadi gini pak, kalau nyewa mobil itu dari bensin full juga harus kembali full, sisa 1 strip juga harus kembali 1 strip," jawabnya sambil menjelaskan.
Wah, mungkin kalau manusia yang rental roh dari Tuhan dalam keadaan suci, kembalinya juga harus suci juga dong, hehe.
Manusia Sedikit Kata
Ketika akan berangkat kerja, aku bercerita pada kawan sembari berjalan menuju pabrik tentang mimpi: di usia 40 tahun aku harus bisa punya rumah sendiri.
Lalu seseorang kawan indekos menegurku, "Iyo lek umurmu nyampe semono," ucap lelaki gondrong yang menobatkan diri sebagai manusia sedikit kata.
Dari sana aku belajar bahwa ketika kamu sibuk mendongak mimpimu ke atas, jangan lupa untuk mensyukuri nikmatmu di bawah. Memang umur adalah rahasia Tuhan, namun meraih mimpi butuh berkorban, tak cukup jika hanya rebahan.
Mantan demi mantan telah naik ke pelaminan, sedangkan kau masih sendiri dan terjebak oleh kenangan.
Komentar
Posting Komentar