Kita adalah sepasang musuh yang saling bersatu, bertemu dalam ketidaksengajaan antara ruang dan waktu. Dalam peliknya dunia yang serba salah hingga titik terendah di kehidupan masing-masing. Meski kita tak pernah akur, setidaknya kita masih diberikan syukur. Meski kita tiap hari saling caci maki, semoga itu dalam rangka saling mencintai. Aku yakin kita adalah sepasang kekasih yang sudah Tuhan persiapkan sebelum kita dilahirkan, awet langgeng meski maut memisahkan.
Jodoh Itu Perjalanan Tanpa Peta: Dari Malang ke Jombang Bayangkan, kawan... Tiga orang berjalan dari Malang ke Jombang, tanpa peta, tanpa GPS, hanya mengandalkan rasa dan intuisi. Yang pertama, langsung bertanya arah beberapa kali, dan sampai ke tujuan. Seperti orang yang bertemu jodoh, langsung berkata, “Ya sudah, ini jodohku.” Awalnya manis, tapi kemudian seperti pintu masuk ke dunia baru yang harus dijalani. Kekurangan dan kebiasaan tersembunyi muncul sebagai tantangan. Yang kedua, masuk jalan yang salah, terlewat, balik lagi, tapi tidak menyerah. Seperti orang yang rujuk dengan mantan, menghadapi masalah, mengakui kesalahan, saling membantu mengambil hati. Akhirnya bisa berjalan bersama lagi, dengan tulus dan ikhlas. Yang ketiga, berputar-putar mengelilingi jalan, mencoba jalur baru yang tak diketahui arah. Seperti orang yang sudah banyak pengalaman, patah hati, belajar dari sedih, lalu menjadi lebih bijaksana. Perjalanannya lebih panjang, tapi hati dan pikiran menj...
Komentar
Posting Komentar