Aku ingin tahu, bagaimana caranya untuk mengetahui dari mana asal-usul silsilah keturunanku. Dan yang paling ingin aku ketahui adalah, untuk apa sebenarnya aku dilahirkan? Apakah untuk merusak bumi? Merampas uang rakyat? Atau untuk membantu keluarga yang tak kunjung damai, yang tiap hari terus cekcok dan bertengkar tanpa henti? Aku lahir dari sepasang orang tua yang nasibnya serupa dengan nama kota tempat kelahiranku: "Malang". Ceritanya, ayah dan ibu pertama kali bertemu saat ayah menjadi operator kayuh becak, dan ibu seringkali menjadi pelanggannya saat sore hari selepas bekerja. Singkat cerita, akhirnya ayah dan ibu saling suka hingga memutuskan menikah di usia 20-an. Meski ayah tidak memiliki pekerjaan tetap, untungnya ibu sudah menjadi pegawai tetap. Ayah berasal dari desa perbatasan dan mengadu nasib di tanah perantauan, tepatnya di terminal Malang. Tanah penghasil kopi di perbatasan Kota Lumajang adalah tempat kelahiran ayahku. Ayah berasal dari keluarga pet...
berjalanlah meski dengan rasa sakit